ketika itu malam begitu sunyi, senyap..
hanya suara gemuruh ombak yang saling bersautan di tepi sana..
bintang-bintang gemerlapan menghiasi angkasa raya
menenemani sang rembulan yang indah berseri.
hatiku pedih terasa disayat-sayat..
pandangan suram terhalang genangan air mata
aku rindu..aku rindu, engkau.. tak pernah bisa kulupakan,
di sini.. ditempat ini..
rembulan… rembulan.. engkau menjadi saksi bisu di waktu itu..
ketika kuungkapkan perasaan yang telah begitu lama lama terpendam,
ketika lidahku bergetaran mengucapkan sepatah kata.. sepertinya engkau tersenyum,
ketika sepatah kata cinta kuucapkan..kau ucapkan kata selamat padaku !
kuingat ! dan tidak akan pernah kulupakan ! dia…
sepanjang masa.. selama aku bernafas..
dia kekasihku.. dia pujaanku..
yang kini ‘tlah pergi meninggalkanku sendiri..
dia ‘tlah dipanggil Sang Illahi..
rembulan yang indah, engakau selalu setia menemaniku, di sini..
engkau saksi bisu yang abadi dua sejoli ditempat ini..
engkau selalu datang.. dan selalu menanti aku datang untuk mengenang..
mengenang masa silam yang sangat indah…
masa silam yang tak akan pernah terulang..
selamat jalan kekasihku !
Yep
10/08/2009 at 4:05 pm
Duh..romantis juga ya boz…..